Senin, 19 November 2018

Maulid Nabi Sanindo Grobogan

Sanindo Grobogan, Santri Gotong Royong untuk mengisi acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H.

Grobogan, 20 November 2018.

Warga santri dan pengurus pondok Darussalam Muda Suru Geyer melakukan gotong royong untuk membersihkan halaman pondok, yang dalam dunia santri lebih dikenal dengan istilah "roan" (kerjabakti).

"Roan seperti ini merupakan cara mendidik santri untuk membangkitkan jiwa gotong royong juga sekaligus mendidik santri untuk hidup bersih dan indah, gotong royong itu juga di lakukan Rasulullah saat mulai mengangkat hajar aswad (batu hitam di sudut ka'bah) walaupun pada saat itu beliau punya wewenang dan kekuatan untuk mengangkat dan meletakkan itu, tapi beliau lebih melakukan untuk mengangkat bareng dengan menggunakan selendang saat itu. Gotong royong selain dilakukan rasulullah juga dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam melawan penjajah, dan juga masih dilakukan oleh warga indonesia sampai saat ini. Jadi gotong royong santri (roan) ini selain membangun jiwa islami juga membangun jiwa nasionalis" kata kang Jakfar selaku Lurah pondok.

"Dalam peringatan Hari Lahir Nabi Muhammad Bin Abdullah SAW (Maulid Nabi) walaupun dari sebagian kelompok mengatakan itu bid'ah, tapi kami juga melakukan pembacaan maulid dziba selain itu juga mengajak santri melakukan kegiatan yang positif misalnya dengan roan (kerjabakti) seperti yang dilakukan oleh santri pondok Darussalam Muda Suru Geyer. Ini adalah upaya memasyarakatkan santri supaya santri setelah kembali ke masyarakat tidak canggung lagi, ini adalah visi mulia Sanindo yang harus kami kerjakan" ungkap misbachul Anwar ketua Sanindo Grobogan saat ditemui di acara kerjabakti tersebut.

kholid_elfalakhi

Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

"Wadah Gerakan Santri Indonesia Mengucapkan Selamat merayakan peringatan Maulid Nabi Muhamamd SAW 12 Robi'ul Awal 1440 H. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk terus berjuang meneladani Nabi Muhammad SAW dalam membangun peradaban masyarakat yang sejahtera dan menjaga kerukunan bangsa."
.
.
.
@sanindo_sumsel @wgsi_eks_pati @wgsi_yogyakarta @sanindo_ekssurabaya @sanindojabodetabek @sanindojatim @sanindoekscirebon @sanindo_ekskediri @sanindoeksmadura
@wgsi_eks_madiun
@sanindoekssoloraya
@sanindoeksbanyumas
@sanindo_kendal
@sanindokabdemak
@sanindo_eks_kedu
@sanindoekssemarang
@wgsantriwonosobo
@sanindo_jateng
@sanindoriau
.
.
.
#wgsantriindonesia #wgsanindo #wgsi #sanindo #santri #maulidnabi #1440 #2018 #maulidnabimuhammadsaw #rosulullah #nabimuhammadsaw

https://www.instagram.com/p/BqXQepiB7gS/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=19ihd3tugkjrw

Jumat, 09 November 2018

Selamat Hari Pahlawan 2018

"Resolusi Jihad berperan penting dalam membakar semangat juang arek-arek muda, rakyat dan santri dalam peristiwa yang kita kenal dengan perang 10 November 1945 yang kemudian ditetapkan sebagai hari Pahlawan. Pahlawan masa kini adalah setiap orang yang mencintai bangsa Indonesia yang penuh keragaman dan kaya potensi serta mau bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi bangsanya, Perkokoh Persatuan, tumpas perpecahan, maju bersama untuk Membangun Negeri, Terima kasih Pahlawanku semangatmu ada di dadaku."
.
.
. Selamat Hari Pahlawan
.
.
.
@sanindo_sumsel @wgsi_eks_pati @wgsi_yogyakarta @sanindo_ekssurabaya @sanindojabodetabek @sanindojatim @sanindoekscirebon @sanindo_ekskediri @sanindoeksmadura
@wgsi_eks_madiun
@sanindoekssoloraya
@sanindoeksbanyumas
@sanindo_kendal
@sanindokabdemak
@sanindo_eks_kedu
@sanindoekssemarang
@wgsantriwonosobo
@sanindo_jateng
@sanindoriau
.
.
.
.
#wgsantriindonesia #wgsanindo #wgsi #sanindo #pahlawan #10november #suroboyo #haripahlawan #kyaikupahlawanku #santri #santriindonesia #2019tetapsantriindonesia #santriuntuknegri

https://www.instagram.com/p/Bp-lkQ4BWUK/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=w2gbmimkauw0

Minggu, 21 Oktober 2018

Hari Santri Nasional 2018

Betapa Besar Bangsa ini dan betapa kaya alam Indonesia yang tercinta ini, dengan demikian pentingnya menjaga kedaulatan NKRI merupakan sebuah kewajiban bagi kita semua, seperti yang dicontohkan para Ulama kita terdahulu yakni Hadratussyeikh K.H Hasyim Asy'ari pendiri Nahdlatul Ulama, dimana kala itu berkata membela tanah air dari penjajah hukumnya fardluain atau wajib bagi setiap individu. hingga ungkapan tersebut dijadikan sebuah resolusi Jihad NU tanggal 22 Oktober 1945.

Menjaga Tanah Air hukumnya wajib, kala itu penjajah kembali datang dan merebut kembali Indonesia, para santri yang dikomandoi para Ulama menghalangi hal itu, hingga terjadi pertempuran selama tiga hari berturut-turut yakni tanggal 27 s/d 29 Oktober, yang menewaskan ribuan penjajah dari Inggris bahkan pimpinan Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby pun tewas dalam pertempuran tersebut. dalam peperangan melawan para penjajah santri menjadi garda depan membela tanah air Indonesia, pertempuran berlangsung disurabaya, dan hingga pada tanggal 10 November dinamakan hari Pahlawan Nasional,
Santri dan arek-arek Suroboyo berani dan mengorbankan jiwa dan raganya untuk tanah air, dibantu berbagai elemen lapisan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru tanah air, bukan main pengorbanan bangsa saat itu, dan semua kejadian itu tidak lepas dari perjuangan Ulama, dan para santri.

Santri yang dengan kesadaran nasionalisme dan kecintaannya kepada tanah air membuktikan sebuah perlawanan kepada pejajah walaupun hanya dengan bersenjatakan tradisional dengan bambu runcing sedangkan para penjajah menggunakan peluru serta meriam. namun penjajah tidak mampu menembus lapisan santri, masyarakat yang melawan pada saat itu.

Pemerintah Indonesia rupanya mengakui jasa para santri, hingga dijadikanlah tanggal 22 Oktober sebagai hari santri Nasional dan saat ini tiap-tiap pondok pesantren ramai merayakan hari tersebut sebagai hari yang sangat bersejarah, dan pemerintah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Terlepas dari itu semua hal yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi segenap tumpah air kita, dari berbagai macam bentuk penjajahan apapun, dan saat ini kita semua sadar mereka para penjajah mencoba menjajah kita dengan cara lain, dengan demikian marilah kita jaga bangsa kita dan tanah air kita. Khususnya kepada para santri mencoba untuk mengenang dan mempelajari arti sebuah perjuangan, yang di implementasikan dengan pola masa yang seperti ini, dan tentunya dengan tuntunan para Ulama kita yang kita cintai. Bersama Santri Damailah Negeri

Salam Santri
Salam Santri Indonesia

#wgsantriindonesia #wgsanindo #wgsi #harisantri2018 #santriindonesia #santri #harisantrinasional #sanindo #santrikeren #bersamasantridamailahnegeri #22oktober #2019tetapsantriindonesia

Rabu, 03 Oktober 2018

Frame HSN WG SANINDO 2018

Dalam menyambut dan menyemarakkan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018, yuk pasang foto profil kalian di baghround HSN SANINDO 2018..
.
.
@sanindo_sumsel @wgsi_eks_pati @wgsi_yogyakarta @sanindo_ekssurabaya @sanindojabodetabek @sanindojatim @sanindoekscirebon @sanindo_ekskediri @sanindoeksmadura
@wgsi_eks_madiun
@sanindoekssoloraya
@sanindoeksbanyumas
@sanindo_kendal
@sanindokabdemak
@sanindo_eks_kedu
@sanindoekssemarang
@wgsantriwonosobo
@sanindo_jateng
@sanindoriau
.
.
#wgsantriindonesia #wgsanindo #wgsi #harisantri2018 #santriindonesia #santri #harisantrinasional #sanindo #santrikeren #bersamasantridamailahnegeri #22oktober #2019tetapsantriindonesia

https://www.instagram.com/p/BocskWAhzkz/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=hbsskyn76srr